Selasa, 24 Maret 2015


hai... nih aku kasih kisi kisi Ujian sekolah dari pak Albert...
(bonus jawaban dari aku)
jangan lupa kasih saran / kritik...
Terima kasih... Berkah Dalem...

 
KISI KISI USEK AGAMA
  1. Menjelaskan ciri-ciri pemimpin yang baik menurut Iman Kristiani.
  2. Menjelaskan kebebasan yang bertanggung jawab.
  3. Menjelaskan pengertian sakramen.
  4. Menjelaskan pengertian hati nurani menurut dokumen Gereja.
  5. Menjelaskan aspek-aspek dalam ber-Iman.
  6. Menjelaskan pengertian ber-Agama.
  7. Menjelaskan faktor yang mendukung cita-cita.
  8. Menjelaskan bentuk-bentuk ketidak adilan dalam masyarakat Indonesia.
  9. Menjelaskan sikap yang perlu dibangun dalam hubungan antara umat beragama.
  10. Menjelaskan pengertian dari pengalaman religius, pengalaman iman, dan pengetahuan iman.
  11. Menjelaskan pengertian dari penyerahan iman.
  12. Menjelaskan sikap yang perlu dihindari dalam pelaksanaan hak pribadi dan masyarakat.
  13. Menjelaskan isi dari kitab Lukas 19 : 1-10.
  14. Menjelaskan pengertian budaya kehidupan.
  15. Menjelaskan penyebab dari ketidak adilan.
  16. Menjelaskan hubungan antara Iman dan Wahyu
  17. Menjelaskan arti keluarga sebagai gereja kecil.
  18. Menyebutkan Isi 10 perintah Allah.
  19. Menyebutkan klasifikasi sakramen
  20. Menyebutkan Isi dari Injil Yohanes 10 : 11-15.

 


 


 


 


 


 


 


 

JAWABAN KISI-KISI USEK AGAMA
  1. ciri-ciri pemimpin yang baik menurut Iman Kristiani, menurut:
  • Keluaran 3:7-10 :
    • Menyelamatkan bangsanya dari perbudakan mesir.
    • Memperhatikan dan menuntun umat israel.
  • 1 Petrus 2:13-17 :
    • Orang yang takut akan Allah.
    • Hidup bebas untuk berbuat baik / jahat.
    • mencari kehendak Allah.
  • Mateus 10:35-44
    • Tampil dengan Kasih
    • Melayani.
  • Yohanes 10:11-15
    • Mampu melindungi
    • Mengenal anak buahnya
    • Rela berkorban demi kesejahteraan umatnya.
  1. Kebebasan bertanggung jawab, menurut:
  • Gudium et spess 16 (martabat hati nurani):
    • Hukum Moral (jauhi yang buruk dan lakukan yang baik)
    • Hati nurani sebagai sanggar suci yang menggema dalam batin.
    • Kesetiaan hati nurani membawa tiap pribadi pada pencarian kebenaran & memecahkan persoalan masalah.
  • Gudium et spess 17 (keluhuran kebebasan):
    • Kebebasan Memunkinkan manusia untuk berpaling pada kebaikan.
    • Kebebasan sejati sebagai tanda mulia dari gambaran Allah dalam diri manusia.
    • Martabat manusia menuntut ia bertindak menurut pilihannya yang sadar & bebas (yang digerakan & didorong scr pribadi).
    • Kebebasan manusia terluka karena Dosa.
    • Setiap orang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya Kepada Allah.
  1. Sakramen adalah Tanda dan sarana Kehadiran Allah demi keselamatan umat manusia.

     
  2. pengertian hati nurani menurut Gudium et spess 16 (martabat hati nurani):
  • Hukum Moral (jauhi yang buruk dan lakukan yang baik)
  • Hati nurani sebagai sanggar suci yang menggema dalam batin.
  • Kesetiaan hati nurani membawa tiap pribadi pada pencarian kebenaran & memecahkan persoalan masalah.
  1. Aspek-aspek dalam berIman:
  • Iman adalah Rahmat dari Tuhan kepada manusia berupa pengampunan dosa.
  • Iman adalah Anugrah dari Tuhan yang dilimpahkan kepada kita.
  • Iman bersifat personal/ pribadi.
  • BerIman itu Proses totalitas menyerahan diri kepada Allah, dengan segala usaha yang kita punyai, untuk hidu lebih baik lagi.
  • Iman berkembang dalam kebersamaan dengan sesama.
  1. BerAgama adalah Suatu bentuk ungkapan iman yang nampak dalam perilaku hidup sehari-hari.
  2. Faktor-faktor untuk mencapai cita-cita (Usaha, Penghambat, dan Hal yang diperlukan):
  • Hal-hal yang diperlukan untuk mencapai cita-cita, meliputi:
    • Orang perlu memiliki minat.
    • Orang perlu memiliki bakat yang menunjang.
    • Orang perlu memiliki dukungan finansial yang memadai.
    • Orang perlu memiliki perencanaan yang matang, ketekunan, dan ketabahan.
  • Usaha yang diperlukan dalam menggapai cita-cita:
    • Belajar Di sekolah dengan Giat.
      • untuk memasuki SMA/SMK sesuai cita-cita.
      • menekuni yang menjadi cita-cita.
    • Berdoa.
      • agar disertai Tuhan dalam setiap langkah untuk mencapai Cita-cita.
      • mengikutsertakan Allah dalam Proses mencapai cita-cita.
  • penghambat:
    • tak mempunyai Uang/Modal untuk bersekolah.
    • rasa malas yang selalu tumbuh dalam diri Pelajar.
    • tidak adanya restu dari orang lain (terutama Orang tua)
    • gengsi atas cita-citanya
    • Tidak berusaha dalam mengembangkan bakat.

       
  1. Bentuk-bentuk krtidak adilan :
    1. Bidang Pendidikan: ketidak sesuaian hak setiap pelajar di Indonesia yang meliputi kodisi ekonomi keluarga.
    2. Bidang Ekonomi: ketidak sesuaian hak negara mendapatkan devisa untuk kesejahteraan masyarakat, karena campur tangan koruptor.
    3. Bidang Hukum: Ketidak sesuaian Hukuman dari perilaku yang dibuatnya.
    4. Bidang Sosial: Ketidak sesuaian hak masyarakat yang seharusnya mendapat perilaku baik.
  2. Sikap yang perlu dibangun dalam berhubungan antar umat beragama:
  • sikap gereja:
    • terbuka antara umat baragama.
    • menghargai/ bertoleransi antar umat beragama.
    • membantu dan membangun dalam melaksanakan Ibadat.
    • Gereja katolik tidak menolak apapun yang ada di dalam agama agama, karena dalam agama-agama itu serba benar dan suci.
    • gereja mengakui di luar kristus ada keselamatan, umat agama lain memperoleh keselamatan karena agama-agama mempunyai tujuan akhir yang satu : Allah.

  • Pengalaman Religius: Seseorang sungguh mengalami, merasakan ,dan menghayati karya dan kebaikan Allah dalam hidupnya.
  • Pengalaman Iman: Seseorang yang menanggapi Wahyu dari Allah dengan sikap penyerahan diri secara total kepada kehendak Allah.
  • Pengetahuan Iman: kemampuan untk mempertanggung jawabkan Imannya.
  1. Penyerahan Iman adalah seseorang yang selalu melibatkan Allah dalam semua tindakannya.
  2. Sikap yang perlu dihindari dalam menjalani Hak dan kewajiban diri sendiri / masyarakat:
  • Egois
  • Tidak Adil
  • Sikap Individualis
  • Tidak jujur
  • Tidak terbuka
  1. LUKAS 19: 1-10:
  • Yesus mengampuni Orang berdosa
  • Yesus berkata "Hari ini terjadi keselamatan kepada rumah ini, sebab orang inipun anak Abraham. Sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang"
  • Yesus menumpang pada rumah orang berdosa
  1. Budaya kehidupan:
  • Berasal dari Kebiasaan yang menekankan pada hidup (negatif/positif)
  1. Penyebab dari Ketidakadilan:
  • Ingin menang sendiri (egois)
  • Cari selamat
  • Prestise / harga diri
  • tatanan masyarakat yang menguntungkan sebagian kecil orang
  1. Dei Verbum art 2:
  • Wahyu diwujudkan dalam perbuatan dan perkataan yang saling bertalian, sedangkan iman menamini apa yang telah diwahyukan kepada manusia.
.                    Dei Verbum art 5:
  • Ketaatan iman mempersembahkan ketaatan akal budi dan kehendak bebas. sepenuhnya untuk menyetujui dengan rela wahyu yang diberikan Allah kepada manusia.
  1. Keluarga sebagai gereja kecil:
  • Keluarga sebagai persekutuan dan Tempat Yesus hidup dan berkarya untuk keselamatan manusia dan membangun keraajaan Allah.
  • Setiap anggota keluarga berkewajiban untuk mendapatkan pendidikan Iman dalam keluarga (orang tua sebagai pengajar iman). sebab tujuan utama pendidikan iman adalah kehidupan kekal bersama Bapa di Surga.
  1. 10 PERINTAH ALLAH:
    Akulah Tuhan Allahmu,
    1. Jangan menyembah berhala, berbatilah kepadaKu saja, dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.
    2. Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat.
    3. Kuduskanlah hari Tuhan.
    4. Hormatilah Ibu-Bapamu
    5. jangan membunuh
    6. jangan berzinah
    7. jangan mencuri
    8. Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu.
    9. jangan mengingini istri sesamamu
    1. jangan mengingini milik sesamamu dengan tidak adil.

       

 


  1.  

  2. YOHANES 10: 11-15 ;
  • Yesus sebagai gembala yang baik.
  • Yesus memberikan nyawanya bagi Domba-dombanya. kita sebagai domba yang dalam bahaya, Tuhan Yesus selalu datang untuk menyelamatkan kita melalui kematiannya. Dan selalu menuntun Domba-dombanya agar tidak masuk kedalam dosa.
  • Yesus mengenal domba-dombanya.

2 komentar: